ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSETS, DEBT TO EQUITY RATIO, DEBT TO ASSETS RATIO, CURRENT RATIO DAN FINANCIAL LEASE TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2017

Main Article Content

Lusi Indah Sari

Abstract

Penerimaan pajak berperan penting dalam melakukan pembangunan nasional. Tidak bisa dipungkiri, pajak memegang peranan yang sangat penting dalam mendukung kemandirian finansial suatu bangsa, karena pajak memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan negara. Bagi perusahaan pajak adalah biaya yang harus dikeluarkan sehingga dapat mengurangi laba bersih. Perusahaan seringkali melakukan tindakan-tindakan untuk menurunkan beban pajaknya. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah dengan melakukan penghindaran pajak (tax avoidance).  Tax avoidance merupakan suatu upaya yang dilakukan perusahaan untuk meminimumkan pajak yang harus ditanggung dengan cara yang legal, yaitu dengan memanfaatkan kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kembali pengaruh variabel return on assets, debt to equity ratio, debt to assets ratio, current ratio dan financial lease terhadap penghindaran pajak (tax avoidance).  Populasi pada penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2017. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga didapat sampel sebanyak 67 perusahaan. Alat analisis data yang digunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel return on assets berpengaruh negatif pada tax avoidance yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,00. Variabel current ratio berpengaruh negatif pada tax avoidance yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,03. Meskipun demikian, debt to equity ratio tidak memiliki pengaruh dengan nilai signifikansi sebesar 0,48, debt to assets ratio tidak memiliki pengaruh dengan nilai signifikansi sebesar 0,81 dan financial lease tidak memiliki pengaruh dengan nilai signifikansi sebesar 0,13.

Article Details

Section
Articles