PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, PERPUTARAN PIUTANG, DAN RISIKO LIKUIDASI TERHADAP PROFITABILITAS (Studi Kasus di LPD Desa Pakraman Padang Tegal, Ubud, Gianyar Periode 2012-2016)

Main Article Content

Ni Ketut Ayu Sumawati

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan suatu lembaga yang didirikan untuk kepentingan umum khususnya di bidang perekonomian di desa. Kaitanya dengan pembangunan ekonomi pedesaan untuk melestarikan dan meningkatkan kemandirian kehidupan desa pakraman dengan segala aspeknya. Kelebihan  LPD dibandingkan dengan lembaga keuangan lain diantaranya lingkup usaha LPD yang berada di suatu desa adat serta pengelolaan LPD yang melibatkan langsung krama desa baik sebagai pengelola maupun pengawas, menyebabkan alur informasi mengenai LPD lebih mudah diakses sehingga dengan mudah menghimpun kepercayaan serta kenyamanan karma desa terhadap LPD. Sesuai Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2012, usaha utama LPD adalah menghimpun dana dari krama desa, memberi pinjaman kepada krama desa, dan menyimpan kelebihan likuiditas pada Bank BPD dengan imbalan bunga. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh tingkat suku bunga, perputaran piutang, risiko likuidasi terhadap profitabilitas (ROA). Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, teknik analisis yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik dan uji kelayakan model. Jumlah sampel laporan keuangan bulanan selama 5 tahun (60 sampel). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yang diperoleh dari laporan keuangan LPD Padang Tegal tahun 2012-2016. Hasil dari penelitian ini adalah variabel tingkat suku bunga tidak berpengaruh terhadap profitabilitas LPD Padang Tegal, perputaran piutang berpengaruh positif terhadap profitabilitas LPD Padang tegal dan risiko likuiditas berpengaruh negatif terhadap profitabilitas LPD Padang Tegal.

Article Details

Section
Articles