PENGARUH ORIENTASI ETIKA, TINGKAT PENGETAHUAN DAN GENDER TERHADAP PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI PERILAKU TIDAK ETIS AKUNTAN

Main Article Content

Kadek Sumi Yuliani

Abstract

Skandal besar akuntansi yang terjadimenimbulkan beragam reaksi dari banyak pihak. Khususnya bagi para mahasiswa akuntansi yang sedang mempersiapkan diri untuk terjun kedalam profesi tersebut. Hal tersebut secara tidak langsung mempengaruhi perspsi mahasiswa akuntansi terhadap profesi di bidang akuntansi. Pada dasarnya idealisme dan relativisme adalah dua aspek moral filosofi seorang individu. Gender merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pendapat seorang akuntan. Pendidikan akuntansi di Indonesia mempunyai pengaruh yang besar terhadap perilaku etis akuntan, oleh sebab itu perlu diketahui pemahaman calon akuntan (mahasiswa) terhadap masalah-masalah etika dalam hal ini berupa etika bisnis dan etika profesi akuntan yang mungkin telah atau akan mereka hadapi nantinya. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis pengaruh idealisme terhadap persepsi mahasiswa mengenai perilaku tidak etis akuntan, (2) untuk menganalisis pengaruh relativisme terhadap persepsi mahasiswa mengenai perilaku tidak etis akuntan, (3) untuk menganalisis tingkat pengetahuan terhadap persepsi mahasiswa mengenai perilaku tidak etis akuntan, (4) untuk menganalisis gender terhadap persepsi mahasiswa mengenai perilaku tidak etis akuntan.  Penenteuan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Alat analisis yang  digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 233 responden yang terdiri dari mahasiswa akuntansi angkatan tahun 2015 yang sudah mendapatkan mata kuliah Etika dan Profesi Akuntansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel idealisme tidak memiliki pengaruh terhadap persepsi mahasiswa yang ditunjukan dengan nilai signifikansi 0,375. Variabel relativisme berpengaruh positif terhadap persepsi mahasiswa mengenai perilaku tidak etis akuntan dengan nilai signifikansi 0,048. Variabel tingkat pengetahuan juga berpengaruh terhadap persepsi mahasiswa mengenai perilaku tidak etis akuntan dengan nilai signifikansi 0,00. Meskipun demikian, variabel gender tidak memiliki pengaruh terhadap persepsi mahasiswa mengenai perilaku tidak etis akuntan dengan nilai signifikansi sebesar 0,901.

Article Details

Section
Articles